Ternyata Segini Harga Bayaran Didi Kempot Sekali Manggung....BESAR BANGETT!!


Penyiar Gofar Hilman mengenang sosok penyanyi Didi Kempot. Ia sempat menggagas acara Ngobam Offair bersama Didi pada tahun lalu.

Gofar merasa 2019 merupakan tahun keemasan bagi legenda musik campursari itu. Di tahun itu, dia melihat fenomena banyaknya anak muda yang kembali menikmati karya-karya Didi.

“Gue lihat di Twitter ada fenomena setiap dia manggung ada beberapa anak muda di depan yang nyanyiin lagunya,” kata Gofar saat dihubungi kumparan, Selasa (5/5).


Gofar Hilman kemudian pergi ke Solo untuk membuat acara Ngobam Offair bersama Didi Kempot. Semua dana utuk terselenggaranya acara itu ia upayakan sendiri.

“Gue ngelihat Ini kayaknya jadi fenomena, nih. Entah kenapa gue berangkat ke sana pakai uang gue sendiri, gue sewa band keroncong pakai duit gue sendiri untuk ngadain Ngobam Offair pertama, tentu dibantu sama anak-anak Solo,” tutur Gofar.

Didi sempat dibuat heran dengan Gofar yang memilih untuk mengunjunginya. Menurut Gofar, kala itu Didi benar-benar tak menyadari bahwa dirinya merupakan seorang legenda dan layak mendapatkan apresiasi semacam itu.

“Mas Didi bilang, ‘Kamu, kan, sibuk. Datang ke kampung, bela-belain datang ke penyanyi desa, ada apa Mas Gofar?’ (Gue jawab) ‘Mas itu, kan, legend, harusnya anak muda lebih kenal Mas,'” tutur Gofar sembari mengingat perbincangannya dengan Didi.


“(Mas Didi bilang lagi) ‘Kenapa saya?’ (Gue jawab) ’Enggak tahu, Mas. Saya jujur cuma tahu dua lagu Mas Didi dari puluhan lagu. Entah kenapa ini bisa jadi tahun Mas, lho.’ Dia bilang kayak, ‘Makasih Mas Gofar sudah menyempatkan datang ke penyanyi udik,’” tambahnya.

Dalam acara yang digelar di suatu restoran di Solo itu, Gofar juga menggratiskan tiket dan hanya menargetkan 100 penonton. Namun rupanya, penonton yang datang membludak dan jauh melebihi dugaaan. Mayoritas penonton yang hadir berasal dari kalangan anak-anak muda.

“Gue bilang ke anak-anak panitia di sana, 'Paling yang datang 100. Enggak apa-apa kita di tempat yang kecil saja panggungnya.' Surprising-nya hari H yang datang ternyata 1.500 ini gue juga yang, ‘Ini serius, nih?’ Yang datang anak muda semua, gue bilang (ke Mas Didi) ‘Ini tahun lo, sih, Mas,’” ujarnya.

Singkat cerita, acara tersebut sukses terselenggara dan sempat viral. Karena tak menggratiskan tiket, Gofar sempat meminta pihak restoran memberikan persentase keuntungan penjualan makanan malam itu untuk Didi. Namun, Didi menolak.


“Mas Didi menolak untuk ada persenan buat dia karena ini acara buat bareng-bareng. Dia selalu bilang ke TV, enggak mau diwawancara kalau enggak ada Gofar. Makanya gue selalu diajak kan ke TV-TV kalau ada dia,” jelas Gofar.

Ketika kembali bertemu, Didi sempat mengucapkan rasa terima kasih pada Gofar. Sebab, berkat acara tersebut, bayaran manggungnya ikut naik berkali-kali lipat.

“‘Mas tahu enggak, fee saya manggung sebelum Ngobam berapa? Rp 25 juta. Kamu tahu berapa sekarang? Rp 200 juta.’ Dia bilang, ‘Itu rejeki sampean, Mas. Itu semua berkat Mas Gofar.’ Gue bilang, ‘Enggaklah, Mas. Mas itu legend,’” ungkapnya.


Kepada Didi, Gofar kembali menekankan bahwa dia layak mendapatkan apresiasi tersebut. Gofar juga tak merasa dirinya ikut membesarkan nama Didi lewat acara Ngobam Offair.

Menurut Gofar, nama Didi Kempot sudah besar sebelum adanya acara Ngobam Offair. Namun, dia merasa karya-karya Didi harus lebih dikenal luas oleh banyak generasi milenial.

“Karena banyak anak muda ini kan sangat denial. Di luar pengin lagu yang keren, ternyata pas patah hati balik lagi ke lagu Mas Didi. Bukan karena saya, tapi karena Mas Didi saja,” tutup Gofar.

Didi Kempot meninggal dunia di pada Selasa (5/5) pagi. Ia mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Kasih Ibu Solo.