Matamu Boleh Menangis dan Hatimu Boleh Bersedih, Akan Tetapi Jangan Biarkan Mulutmu Berkata Yang Buruk


Hal yang wajar ketika kamu disakiti lalu hatimu bergejolak tidak terima dan seakan menjerit sakit, atau mungkin air matamu tiba-tiba mengalir tidak terbendung.

Namun satu hal yang tidak boleh kamu lakukan, yaitu berkata buruk, menyumpah sarapahi, atau mengutuk dengan perkataan buruk yang sama sekali tidak patut kamu ucapkan.

Intinya kamu boleh menangis ditengah amarahmu, hatimu boleh bersedih, tapi jangan biarkan mulutmu berkata buruk, sebab perkataan itu sebagian dari doa, dan hakekat doa akan memantul kepada yang berdoa.


Jangan Biarkan Mulutmu Berkata Hal Yang Akan Menjadikanmu Buruk, Tahan Amarahmu Seperti Apapun Dirimu Disakiti

Cukup yang berbuat buruk kepadamu yang bernilai buruk di mata Allah, sedangkan kamu tetaplah menjaga agar selalu memiliki nilai baik di mata Allah.

Maka pandai-pandailah menahan amarah, meski benar keadaan hatimu sangatlah sakit. Jangan biarkan mulutmu berkata hal yang akan menjadikanmu buruk dikemudian hari, apalagi Allah memang tidak suka bila kamu berkata yang buruk pada sesamamu.

Maka Bersabar Saja Atas Rasa Sakit Yang Kamu Terima Dari yang Memperlakukanmu Buruk

Daripada berkata hal yang buruk maka lebih baik sibuk menundukkan hati dengan kesabaran. Lawan rasa sakitmu, meski benar perlakuan buruk orang lain terhadapmu sangat menguji hati. Karena Allah selalu bersama dengan orang-orang yang sabar, maka berusahalah untuk sesabar mungkin, karena Allah pasti akan menyukai kesabaranmu.

Tetap Bijak Dengan Prasangka Baik, Mungkin Inilah Jalan Allah Agar Kamu Lebih Mulia Disisi-Nya

Mungkin memang tidak mudah berbaik sangka ditengah hati yang seakan-akan tercabik-cabik dan sakit, namun tetaplah sadar bahwa apapun itu sudah terjadi sesuai kehendak Allah.

Untuk itu, kendalikan hati dengan tetap bijak berprasangka baik, karena mungkin inilah jalan Allah agar kamu lebih mulia disisi-Nya.

Tawan Hatimu Dengan Rasa Ikhlas dan Pandanglah Rasa Sakitmu Sebagai Ujian Dari Allah

Pandanglah sebuah jalan untukmu bisa belajar mengendalikan hati dengan kesabaran, keikhlasan, dan prasangka baik.

Jadi tawan hatimu dengan rasa ikhlas, jangan biarkan dirimu melihat keburukan yang dilakukan oleh orang lain terhadapmu sebuah keburukan, tapi lihatlah sebagai ujian dari Allah.

Pastikan Kamu Bijaksana Dalam Menghadapinya dan Percayalah Semua Yang Kamu Alami Adalah Rencana Terbaik-Nya

Jangan biarkan hatimu menghadapi apa yang tengah kamu alami dengan amarah dan kebencian, karena jika sampai demikian maka sungguh tidak ada bedanya kamu dengan dia yang telah menyakitimu.

Oleh karena itu, percayalah kepada Allah sepenuhnya, karena bagaimanapun semua yang kamu alami adalah rencana terbaik-Nya, maka pastikan kamu bijaksana dalam menghadapinya.